Rasm
L o a d i n g . . .

Sejarah

Sejarah

Sejarah Awal Muhammadiyah di Banyumas

Perkembangan Muhammadiyah di wilayah Banyumas berawal dari kunjungan KH. Ahmad Dahlan pada tahun 1920. Beliau hadir dalam sebuah pengajian akbar di Masjid Agung Baitus-Salam Purwokerto yang terletak di sisi barat alun-alun kota. Kehadiran KH. Ahmad Dahlan mendapat sambutan hangat dari tokoh-tokoh Islam Purwokerto, dan masyarakat pun hadir dalam jumlah besar dengan penuh antusiasme.

Di akhir ceramahnya, KH. Ahmad Dahlan mengajak umat Islam Purwokerto untuk mendirikan Persyarikatan Muhammadiyah. Ajakan ini sempat menimbulkan pro dan kontra. Sebagian masyarakat menolaknya karena beranggapan bahwa Muhammadiyah terkait dengan aliran Wahabi, yang dikhawatirkan akan menghapus praktik tarekat yang telah lama berkembang di Purwokerto. Suasana sempat memanas, namun dengan kebijaksanaan beliau, keadaan kembali kondusif. KH. Ahmad Dahlan kemudian didukung oleh tokoh setempat, antara lain Kiai Ma’ruf dan Bapak Hasanmihardja. Keduanya mengajak KH. Ahmad Dahlan untuk mengadakan musyawarah yang akhirnya dilaksanakan di kediaman KH. Chalimi, seorang penghulu di Jalan Pangkuran, Purwokerto (belakang Pendopo Kepengulon). Hasil musyawarah menyepakati untuk menghadirkan kembali KH. Ahmad Dahlan dalam pengajian akbar berikutnya.

Pada tahun 1921, KH. Ahmad Dahlan kembali berkunjung ke Purwokerto. Dalam kesempatan itu, beliau menjelaskan asas dan tujuan Muhammadiyah. Sambutan masyarakat semakin positif, bahkan banyak yang mendukung gagasan pendirian Muhammadiyah di Purwokerto. Momentum kunjungan kedua ini kemudian dimanfaatkan untuk menyusun kepengurusan Muhammadiyah Cabang Purwokerto, yang disaksikan langsung oleh KH. Ahmad Dahlan.

Setahun kemudian, tepatnya pada 15 November 1922, Persyarikatan Muhammadiyah Cabang Purwokerto resmi berdiri berdasarkan Surat Ketetapan Nomor 11/BM yang ditandatangani oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah saat itu, KH. Ahmad Dahlan. Dengan demikian, secara formal Muhammadiyah Cabang Purwokerto lahir pada tanggal tersebut, meskipun struktur kepengurusannya sejatinya telah terbentuk sejak 1921.

Susunan kepengurusan awal Muhammadiyah Cabang Purwokerto periode pertama dipimpin oleh Kiai Ma’ruf sebagai ketua, dengan anggota antara lain Hasan Mihardja, H. Abdurrochim, Z. Yastawirya, Mochammad Sayidi, Yasmirja, Sanasngad, Jarnuji, dan Tarikat. Sementara bagian perempuan diisi oleh Ny. Hasanmihardja dan Hj. Abdullah.


WA
Hubungi Kami di WhatsApp